Pages

Kamis, 07 Maret 2013

Cara Baru NOAH Untuk Dekat Dengan Sahabat NOAH

NOAH


Kembali eksis di dunia tarik suara membuat nama NOAH semakin bertambah besar, basis fansnya pun semakin hari bertambah besar. Untuk mengelola para Sahabat NOAH yang saat ini mencapai jumlah puluhan juta, Ariel dan kawan-kawan menggandeng perusahaan IT dan Database Marketing, AudieNova.Marwazi Siagian, CTO AudieNova, mengatakan, dengan menggunakan Database Marketing Technology Sevice Provider, aTouchPoint System, NOAH bisa lebih mengenal dan lebih dekat dengan fansnya.
"Dari usia, pekerjaan, dan daerah asal fans bisa diketahui dengan jelas," ujar Marwazi Siagian saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (5/3).
NOAH/@Foto: KapanLagi.com®
Selain itu mereka juga mengumpulkan data profil pelanggan melalui Facebook, akun Twitter, banner iklan, website perusahaan, email, hingga aplikasi mobile di ponsel, tablet maupun iPad.
Dengan adanya pengelola fans tersebut, disebutkan NOAH tidak harus dipusingkan lagi dalam mengurus para Sahabat NOAH yang ingin mencari informasi tentang kegiatan maupun aktivitas yang sedang dijalani NOAH. (kpl/aal/rea/faj)



Konser Amal, NOAH Bakal Duet Dengan Reza Artamevira


NOAH


Kapanlagi.com - Dalam perjumpaan dengan Ariel dan personel NOAH lainnya di FX Plaza Jakarta akhir Februari, pada Bens Leo dan Lalla, Ariel menyambut hangat ajakan untuk tampil di konser kemanusiaan dan kebersamaan dari musisi untuk para pekerja seni dan wartawan. Ariel mengaku NOAH siap tampil bila konser ini digelar sebagai penggalangan dana. "ika buat malam dana, NOAH siap tampil," kata Ariel.

Bagi NOAH, gelaran ini merupakan relaxasinya di tengah konser panjang mereka keliling NOAH di Indonesia. Pada pergelaran musik 27 Maret itu, Ariel setuju berduet dengan Reza Artamevira, satu hal yang belum pernah terjadi sepanjang karier bermusiknya, bahkan sejak era Peterpan.

"NOAH minimal akan membawakan dua belas lagu, satu di antaranya saya siap duet dengan Reza,"ujar Ariel lagi.

Sementara Reza Artamevira diharapkan bisa mempersembahkan suara eksotisnya pada sekitar 6 lagu dengan iringan band serba bisa, Audiensi.
NOAH @foto: KapanLagi.com®

 
Bagi Bondan Prakoso & Fade 2 Black, Born to Speak for Solidarity adalah konser amalnya yang kedua bersama CCI, setelah grup pop funk hip hop-nya ambil bagian dalam Konser Amal CCI Februari 2010 di Twin Plaza Hotel Jakarta. Bondan menjanjikan tampil maksimal antara lain dengan superhit Keroncong Protol yang melakukan eksplorasi musik keroncong Bengawan Solo karya Gesang dengan mamasukkan ornamen rap dari Fade 2 Black.
"Kami juga akan membawakan lagu-lagu dari album baru Bondan Prakoso & Fade 2 Black, " janji Bondan, mantan bassist Funky Kopral ini.
Reza bakal duet dengan NOAH @foto: KapanLagi.com®
Menarik dicatat adalah penampilan si cantik Rebecca, yang awalnya dikenal sebagai penyanyi pop, foto model. Kini juga bermain di wilayah musik yang lebih progresif, seperti blues, funk dan kadang bisa main gitar sambil menyanyi.
Rebecca akan diiringi Audiensi Band dengan bintang tamu gitaris rock n blues Kohar Kahler. Audiensi masih akan mengawal penampilan Alika, penyanyi muda yang tahun silam merilis album bersama Yovie Widianto.
Bondan dan kawan-kawan juga hadir @foto: KapanLagi.com®
Variasi Born to Speak for Solidarity  menjadi lengkap karena kehadiran kelompok progresif rock dengan lead vocal Kadri Mohamad dan Jimmo dari KJP, sementara Sandy Pas akan menjadi MC bersama mantan pasangan siarannya di radio, Liza Harun. Sandy juga akan bermain solo drum pada Konser Amal ini.
Baca berita sebelumnya:
NOAH, REZA ARTAMEVIRA DKK MERIAHKAN KONSER SOLIDARITAS
  (kpl/prl/adb)



NOAH, Reza Artamevira Dkk Meriahkan Konser Solidaritas


NOAH


Kapanlagi.com - Berawal dari rasa keprihatinan dan kepedulian terhadap nasib para pekerja seni serta para awak media yang tidak begitu beruntung tatkala memasuki usia senja, Andalan Entertainment dan Charity Club Indonesia (CCI) menggelar sebuah solidaritas dalam bentuk konser musik bertajuk Born to Speak for Solidarity, konser kemanusiaan dan kebersamaan dari Musisi untuk para pekerja seni dan wartawan Ini bukan konser biasa. Beberapa musisi dan penyanyi kenamaan akan tampil di sini, yakni NOAH, Reza Artamevira, Bondan Prakoso & Fade2Black, Rebecca, Sandy Pas & Liza Harun, Kohar Kahler, Alika, KJP dan Audiensi Band.
Reza turut memriahkan @foto: KapanLagi.com®
Konser ini merupakan kelanjutan dari tiga pertunjukan musik amal sebelumnya (Februari 2010, Desember 2012 dan Februari 2013) yang digelar oleh CCI pimpinan Bens Leo. Mereka kemudian menggandeng Andalan Entertainment di bawah komando Rifalalla Dewi, dan kali ini diberi judul Born to Speak for Solidarity. Dua puluh persen dari penjualan tiket, akan didonasikan pada rekan-rekan artis dan pekerja seni serta awak media yang tengah sakit.
Bondan Prakoso feat Fade2Black @foto: KapanLagi.com®

"Pekerja seni dan pers selalu sejalan dalam menapaki dunia entertainment tapi kadang ada beberapa di antaranya yang kurang beruntung, maka pada kesempatan pertama ini, Kami mencoba berbuat untuk mereka dan kami berencana untuk menjadikan konser ini menjadi acara reguler setahun tiga kali," ujar Rifaralalla Dewi saat dijumpai di Kantor Andalan Entertainment, Jl. Darmawangsa - Jakarta Selatan
Untuk konser yang akan dihelat pada 27 Maret 2013 pukul 20.00 WIB - selesai di Tennis Indoor Senayan, Andalan Entertainment menggandeng Key Management n Prod dan Charity Club Indonesia. Sementara tiket masuk pihak penyelenggara mematok harga Rp 900.000 (VIP), Rp 600.000 (Tribun) dan Rp 300.000 (Festival). (kpl/prl/adb)


Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk


NOAH

 | Tag: 1 Dekade KL
Kapanlagi.com - Ucapan selamat ulang tahun untuk KapanLagi.com® juga datang dari band kenamaan, NOAH. Mereka berdoa, semoga KapanLagi.com® sukses, dewasa, dan semakin aktual di tahun-tahun berikutnya. "Kami dari NOAH, mengucapkan selamat ulang tahun untuk KapanLagi.com® di usianya yang ke-10. Semoga, semakin dewasa, semakin sukses terus, maju terus, semakin aktual," ucap mereka serempak saat ditemui KapanLagi.com® di Studio Musica, Jakarta Timur, Jumat (22/2).
Setiap personil pun tak lupa mengucapkan doa dan harapan mereka kepada KapanLagi.com®. Seperti Uki sang gitaris yang berharap KapanLagi.com® semakin banyak berita-berita bermanfaat. "Semakin banyak berita-berita yang bermanfaat," ucapnya.
Begitu juga dengan Lukman sang gitaris dan juga penabuh drum, Reza. Mereka berharap pemberitaan KapanLagi.com® semakin nyata dan positif di usianya yang ke-10 ini.
"Beritanya semakin positif ke depannya dan semakin nyata," ucap Lukman dan Reza kompak bersama. (kpl/aha/uji/nat)


Ariel Noah Kosongkan Jadwal Demi Nonton The Stone Roses


NOAH

 | Tag: Konser 2013
Kapanlagi.com - Mengaku sebagai penggila musik The Stone Roses, Ariel NOAH sengaja mengosongkan jadwalnya demi menyaksikan pertunjukan konser The Stone Roses. "Iya, jauh-jauh hari gue emang sudah minta sama manajer gue. Gue minta supaya jadwal dikosongin karena gue emang mau nonton mereka," ujarnya yang ditemui di lokasi konser di Lapangan D Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (23/2) malam.
The Stone Roses, inspirasi @foto: KapanLagi.com®/Bambang E Ros
Ariel mengaku, semenjak SMP bersama Uki NOAH dan Qibil The Changcuters sudah mendegar musik pop Inggris. Mereka juga kerap membawakan musik The Stone Roses saat ngeband dulu.
"Gue sama Uki (NOAH), sama Qibil (The Changcuters) waktu SMP suka dengerin musik-musik pop inggris, mulai dari Lightning Seeds sampai segala macem itu. Kan mereka akarnya dari The Stone Roses ini. Jadi suka bawain lagu mereka (The Stone Roses) juga, jadi pas disini emang paksain untuk nonton," jelasnya.
The Stone Roses hibur Indonesia @foto: KapanLagi.com®/Bambang E Ros
Ini kali pertama pentolan band NOAH itu menyaksikan aksi panggung The Stone Roses secara langsung. Lantaran dirinya tak dapat izin ke luar negeri, ia tak bisa menyaksikan The Stone Roses saat manggung di Singapura.
"Kalau Si Qibil sih sudah dua kali dia, di Singapura sama di sini. Kalau gue kan nggak boleh ke luar negeri, jadi gue nonton di sini aja," pungkasnya. (kpl/aha/adb)


Jatah Libur, NOAH Malah Galang Dana Buat Seniman dan Wartawan

Jum'at, 22 Februari 2013 16:26 | 

NOAH


Kapanlagi.com - Ketenaran kadang membuat lupa selebritas bahwa di sekitar masih ada pihak yang membutuhkan bantuan. Apalagi dalam keseharian selalu padat kegiatan. Sampai-sampai waktu untuk istirahat pun tak dihiraukan. Pandangan tersebut sepertinya tidak ada di kamus NOAH. Band yang digawangi Ariel (vokal), Uki (gitar), Lukman (gitar), Reza (drum) dan David (keyboard) malah memilih terus beraktivitas, semisal guna penggalangan dana. Bahkan waktu libur konser mereka yang mestinya dipakai tak diindahkan.




NOAH bakal tampil justru di sela waktu libur mereka @KapanLagi.com®
"Kita apresiasi di luar musikalitas, mereka ternyata memiliki kepedulian pada teman-teman seniman. Padahal saat acara nanti itu jatahnya mereka libur disibuknya jadual konser. Jatah mereka libur dua kali setahun yakni sekitar Maret dan September," kata Bens Leo.
Kepada KapanLagi.com®, pengamat musik ini menambahkan, walau band tersebut sebelumnya pernah terganjal ulah sang vokalis dengan kasus video mesum, namun tak lantas berimbas pada personel lainnya. Mereka tetap bersedia membantu sesama.
"Meskipun ada kenakalan dari Ariel tapi itu tertutupi," sambung Bens, Jumat (22/2).

Reza Artamevira pun disebut akan hadir di acara yang sama @KapanLagi.com®
Acara yang bakal dihadiri NOAH, kata Bens, adalah malam penggalangan dana bagi seniman maupun wartawan yang membutuhkan biaya karena sakit atau hal lain. Selain NOAH, acara tersebut juga akan diisi musisi lain seperti Reza Artamevira dan lain-lain.
"Acaranya tanggal 27 Maret di Tennis Indoor Senayan. Jadi itu acara galang dana untuk seniman, wartawan termasuk penyelesaian buku yang ditulis almarhum Remmy Soetansyah," pungkas Bens. (kpl/dis/rea)


Bens Leo: NOAH Hanya Bisa Disamakan Agnes Monica


NOAH

 | Tag: Prestasi Selebritis
Kapanlagi.com - Walau telah mengganti nama menjadi NOAH namun kiprah Nazril Irham alias Ariel (vokal), David Kurnia Albert (keyboard), Lukman Hakim (gitar), Mohamad Kautsar Hikmat alias Uki (gitar) dan Ilsyah Ryan Reza (drum) di industri musik tanah air semakin melesat. Band yang semula bernama Peterpan ini kembali menuai prestasi dengan terjualnya album perdana mereka sebanyak 1 juta keping selama tiga bulan. Lantas dari mana NOAH menggapai prestasi ini, mengingat musisi saat ini cukup sulit untuk memperoleh pendapatan melalui penjualan album dalam bentuk cd ataupun kaset ?
Menurut Bens Leo kekuatan yang menarik dari dalam kelompok ini adalah kesetiaan dari diri masing-masing personil saat salah satu dari mereka  terkena musibah. Mereka tidak meninggalkan, namun justru memberikan dukungan moril agar masalah yang dihadapi dapat segera terselesaikan.
NOAH @KapanLagi.com®
“Dari dulu yang paling menarik dari Peterpan adalah kesetiaan teman-teman pada figur yang jadi center (Ariel). Karena kesetiaan itu menuai empati yang luar biasa dan itu gak dimiliki oleh band lain,” ujar Bens, Kamis (21/2).
Pengamat musik ini menambahkan band lain yang memiliki rasa solidaritas dan kesetiaan tinggi adalah Gigi. Hal inilah yang menjadi kunci mengapa keharmonisan band Gigi senantiasa terjaga.
“Itu hikmah dari perjuangan. Makanya gak kaget NOAH mendulang prestasi. Malah sepertinya lebih besar daripada Peterpan. Selain itu Ariel juga berubah untuk menerima karya teman-temannya. Jadi gak didominasi dia lagi,” terangnya.
Ketika disinggung adakah musisi yang menyamai prestasi penjualan hingga satu juta keping dalam 3 bulan, Bens secara cepat  menyebut nama Agnes Monica. “Itu tertinggi dan disamain oleh Agnes Monica,” imbuhnya. (kpl/dis/kis)

Senin, 18 Februari 2013

LIRIK LAGU NOAH


  • Separuh Aku


    Dan terjadi lagi
    kisah lama yang terulang kembali
    kau terluka lagi
    Dari cinta rumit yang kau jalani

    Aku ingin kau merasa
    kamu mengerti aku mengerti kamu
    aku ingin kau sadari
    Cintamu bukanlah dia

    Dengar laraku
    Suara hati ini memanggil namamu
    Karena separuh aku dirimu

    Ku ada di sini
    Pahamilah kau tak pernah sendiri
    Karena aku selalu
    Didekatmu saat engkau terjatuh

    Dengar laraku
    Suara hati ini memanggil namamu
    Karena separuh aku
    menyentuh laramu
    Semua lukamu telah menjadi milikku
    karena separuh aku dirimu

Hidup Untukmu Mati Tanpamu

Begitu banyak hal yang ku alami, yang ku temui
Saat bersamamu ku rasa senang, ku rasa sedih
Air mata ini menyadarkanku
Kau takkan pernah jadi milikku

Air mata ini menyadarkanku
Kau takkan pernah menjadi milikku
Tak pernah ku mengerti aku segila ini
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu

Tak pernah ku sadari aku sebodoh ini
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu
Air mata ini menyadarkanku oooh
Kau takkan pernah menjadi milikku ooo

Tak pernah ku mengerti aku segila ini
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu
Tak pernah ku sadari aku sebodoh ini
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu



Kamis, 14 Februari 2013


Noah
Origin Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Genres Pop Rock, Alternative Rock, Rock, Pop
Years active 1997–present
Labels Musica Studios Indonesia
Associated acts The Titans
Website www.noah-site.com
Members
Ariel
Ukie
Loekman
Reza
David
Past members
Andika
Indr
Raksasa industri musik Indonesia terbangun dari tidur panjangnya. Tidur yang disertai mimpi indah sekaligus mimpi buruk. Kejayaan penjualan album Bintang di Surga (2004) yang terpatok pada angka tiga juta kopi dan sindrom megabintang menyuguhkan kesempurnaan mimpi. Berbekal dua album, Peterpan berhasil menjadi simbol kesuksesan dan memberikan pola baru bagi band arus utama di eranya. Namun, mimpi buruk konflik internal, album ketiga yang bertema suram, dan skandal yang menimpa Ariel benar-benar menjadi titik nadir. Peterpan hanya tinggal sebuah nama, sebuah cerita. Kini, mereka kembali ke dunia sadar dengan nama dan semangat baru.
Kisah Lain Tentang Noah

Selimut yang nyaman. Pemberi ketenangan. Panjang umur. Begitulah gambaran dari nama baru Peterpan: Noah. Penggunaan huruf kapital romawi bertuliskan “NOAH” dan aksen simbol bulu berwarna merah yang menyerupai tangkai pena mengganti garis vertikal pada huruf “A” menjadi pilihan logo Noah. Bukan rahasia bila nama baru ini merupakan pertanda harapan baru bagi Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan David. Bagi para personel, nama ini dipilih karena menyiratkan makna kesederhanaan dan penggugah semangat untuk berkarya.
Dirilisnya album Suara Lainnya dan buku berjudul Kisah Lainnya, pada bulan Mei dan Juli 2012, menjadi pondasi kebangkitan Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan David. Album instrumental yang melibatkan kolaborasi musisi dari berbagai macam latar belakang memperkaya pundi musikalitas mereka. Pun dengan kisah-kisah para personel yang sarat emosi berhasil diulas secara lugas di buku tersebut. Kisah yang diulas lebih banyak berisi penantian dan kesaksian. Semua personel mencurahkan energinya untuk melewati masa transisi. Masa yang tidak mudah dalam proses pendewasaan sebuah grup musik.
Kedua karya tersebut adalah buah dari pemikiran yang tak sempat tersampaikan selama dua tahun terakhir. Hasilnya melebihi ekspektasi, karena kekuatan dalam pengayaan musikal dan inspirasi nampak nyata dalam kombinasi album dan buku tersebut. Peran David sebagai keyboardis layak diapresiasi. Sentuhannya sangat bernyawa, bahkan menjadi penuntun utama di sejumlah lagu pada album Suara Lainnya. Hal ini membuktikan bahwa banyak hal menarik yang mereka hasilkan di tengah keterbatasan.

Konser Born To Make History
Tanggal 16 September 2012 menjadi hari terpilih. Pada tanggal tersebut, nama Noah resmi digunakan pada album terbaru berjudul Seperti Seharusnya. Gerai ayam goreng cepat saji, KFC, terpilih sebagai outlet penjualan album Noah. Strategi pemasaran ini ditempuh untuk menjajal konsep penjualan album yang efektif dan diminati publik pencinta musik Indonesia. Terbukti, beberapa nama besar telah menjual ratusan ribu kopi album melalui metode tersebut.
13478322522013471209 Kenangan manis pemecahan rekor konser maraton di enam provinsi dalam tempo 24 jam pada tanggal 18 Juli 2004 menjadi inspirasi Noah untuk menyusun rencana besar. Kali ini, lima kota dari dua benua akan menjadi lokasi pertunjukan tanpa jeda selama 24 jam. Melbourne terpilih sebagai kota pertama penyelenggaraan konser. Disusul oleh Hongkong, Kuala Lumpur, dan Singapura sebagai empat kota berikutnya. Jakarta menjadi kota kelima yang menjadi puncak perayaan pemecahan rekor MURI tersebut.
Sejak tanggal 16 September dini hari, euforia terpublikasi secara utuh di berbagai media dan jejaring sosial. Partner acara (SCTV, Berlian Entertainment, dan Musica Studios) dan akun resmi Noah memberitakan kegiatan pemecahan rekor ini secara utuh. Kekhawatiran akan minimnya penonton tidak terbukti. Antusiasme Sahabat Noah di empat kota penyelenggara sebelum Jakarta tergolong tinggi. Kerinduan terhadap sesuatu yang saling dinanti antara Noah dan penggemarnya menjadi sebuah simbiosis mutualisme. Keduanya saling merindukan. Tak heran jika banyak kejutan dan keriaan yang terjadi selama perjalanan Noah menggelar konser di empat kota tersebut. Selepas Singapura, Noah bersiap mengukir sejarah baru di Skenoo Exhibition Hall, Gandaria City, Jakarta.

Torehan Sejarah Noah
Kharisma Ariel begitu membumi. Setidaknya kaum hawa yang menyaksikan konser Born to Make History sepakat untuk mengiyakan kenyataan ini. “Semua demi Ariel, demi Noah”, ujar salah seorang Sahabat Noah perempuan asal Bandung yang rela datang ke Jakarta demi menyaksikan band pujaannya. Sejak berdesakan dalam panjang antrian verifikasi tiket, hingga konser dibuka oleh Geisha pada pukul 22.30 WIB, nama sang vokalis selalu dielu-elukan.
Geisha membawakan 13 lagu berdurasi 50 menit. Penampilan Momo, vokalis Geisha menjadi daya tarik tersendiri. Membawakan lagu bertema cinta, tidak membuat Geisha tampil seadanya. Improvisasi di beberapa bagian lagu dan kejelian memanfaatkan koor massal membuat penantian penampilan Noah terasa singkat.

Geisha, band Pembuka Konser Born To Make History
1347833140716234892
Lagu Penyesalan Terdalam dari Geisha mengakhiri penampilan mereka. Video yang bercerita tentang sesi latihan dan rekaman Noah menjadi jembatan penghubung dalam jeda. Histeria memuncak ketika lagu Cobalah Mengerti dinyanyikan oleh Momo dan diikuti dengan vokal latar Ariel di akhir lagu. Berikutnya, lagu tersebut kembali dibawakan Noah sesuai dengan aransemen album Hari yang Cerah. Noah muncul untuk pertama kali di panggung musik Indonesia!
1347833715375685185
Noah membawakan lagu

Ariel mengenakan kaos putih bertuliskan
1347834051574878510
“Kebesaran hanya bisa dimiliki orang-orang yang berpikir di atas normal”, ungkap Ariel mencurahkan isi hatinya sebelum membawakan lagu Di Atas Normal. Ariel tak lupa menghadirkan rasa baru di lagu lain Noah, di antaranya Yang Terdalam dan Mungkin Nanti. Kedua lagu itu dibawakan secara akustik. Di sela-sela repertoir, Ariel menyatakan ungkapan terima kasihnya kepada semua pihak yang mampu mewujudkan mimpi besar Noah.Termasuk Sahabat Noah yang tak henti-hentinya memberikan dukungan moral dalam segala kondisi.
Panggung yang didesain oleh Oleg Sanchabakhtiar sangat efisien untuk pergerakan personel. Bagian belakang diisi oleh Reza (drum) dan David (keyboard) dengan latar belakang layar plasma yang menampilkan animasi grafis bergerak bertema album Seperti Seharusnya. Bagian sayap kanan dan kiri panggung diisi oleh Uki, Lukman, dan Ihsan (gitar dan bass). Sisa panggung tengah yang lapang dan memanfaatkan panggung hidrolik, serta lidah panggung berbentuk pena bulu lambang Noah menjadi wilayah yang didominasi Ariel.
13478356042060170265
Set Panggung Noah
Confetti mengakrabi udara ketika rekor MURI tercipta. Prosesi penyerahan penghargaan kepada Noah, Musica Studios, dan Berlian Entertainment disambut meriah oleh penonton. Akhir manis penutup konser Noah adalah suguhan hits terbaru mereka, Separuh Aku. Penonton larut dalam akhir konser berdurasi satu jam 15 menit. Seluruh lirik dinyanyikan bersama Sahabat Noah tanpa jeda.
Salam perpisahan dengan membungkukkan badan ke arah penonton menutup nostalgia malam bersejarah. Noah membuktikan langkah besar dimulai dari mimpi besar. Maka tak dapat disangkal, kaos bertuliskan “6.903 miles” yang dikenakan Ariel menjadi pertanda bahwa jarak yang ditempuh untuk menghasilkan sejarah hanyalah soal angka. Pembuktian hanya dilakukan oleh yang terpilih. Dan dunia merestui Noah untuk menggenapi takdirnya sendiri.
13478359462059317363
Setlist Noah- Born to Make History
13478361071368571427
Akhir Yang Indah